7 Aspek Penting dalam Memilih Rumah Dijual di Depok di Area Perumahan

Depok adalah kawasan yang sangat terkenal dengan kehidupan kotanya yang lengkap dengan fasilitasnya. Kota ini terkenal karena dekat dengan ibukota negara, yaitu Jakarta. Bahkan, salah satu universitas ternama ada di kota ini, yaitu Universitas Indonesia. Karenanya, rumah dijual di Depok tergolong menjanjikan apabila dibeli dan dijadikan tempat tinggal.

Rumah Dijual Depok

Letaknya memang strategis, namun Anda juga harus memperhitungkan berbagai hal lainnya. terdapat berbagai aspek penting yang harus Anda penuhi dalam membeli rumah di kompleks perumahan Depok. Berikut ini adalah beberapa aspek penting yang harus diperhatikan dalam memilih rumah di kawasan perumahan di Kota Depok untuk Anda.

 

  1. Lokasi Strategis

Lokasi yang strategis merupakan pertimbangan utama yang umumnya dilakukan oleh pembeli. Hal ini juga harus Anda terapkan ketika membeli rumah, termasuk hunian di kawasan perumahan di Depok. Dengan demikian, Anda harus memilih kompleks perumahan yang dekat dengan fasilitas umum, seperti perkantoran, pusat perbelanjaan, dll.

 

Kemudahan dalam mengakses rumah juga harus diperhitungkan. Usahakan untuk memilih perumahan dekat jalan raya yang sudah mudah dilalui. Hal ini akan memberikan kemudahan dan kelancaran bagi Anda dalam bepergian ke suatu tempat.

 

  1. Akses Transportasi

Ketika memutuskan untuk membeli rumah di perkotaan, khususnya di perumahan, maka sebaiknya Anda perlu mempertimbangkan akses transportasi. Idealnya, pilih kompleks perumahan yang dekat dengan jalan raya dengan adanya akses transportasi umum. Jarak dari rumah untuk menuju jalan raya atau tempat umum juga diusahakan jangan terlalu jauh.

 

  1. Kredibilitas Pengembang

Kepercayaan merupakan suatu hal yang penting, termasuk kepercayaan kepada developer atau pengembang ketika Anda membeli rumah dijual di Depok. Dalam hal ini, Anda harus memilih perumahan dengan pengembang yang terpercaya. Agar lebih aman, Anda bisa memilih pengembang yang sudah terkenal dengan objek perumahannya.

 

Anda juga harus berupaya untuk mencari informasi terkait dengan reputasi developer. Jangan sampai menyesal di kemudian hari karena terdapat hal yang tidak beres dalam proses transaksi jual beli. Yang terpenting, pilihlah rumah yang siap huni atau 50% pembangunan agar lebih terpercaya, terlebih jika membeli lewat pengembang baru.

 

  1. Kelengkapan Dokumen dan Perizinan

Dokumen dan perizinan merupakan suatu hal yang harus dipenuhi oleh pihak pemilik perumahan. Jadilah pembeli yang cerdas dengan inisiatif untuk memeriksa kelengkapan dokumen serta perizinan yang dimiliki oleh penyedia perumahan.

 

Jika rumah sudah siap huni, maka cermati sertifikat kepemilikannya. Usahakan setiap rumah sudah punya sertifikatnya sendiri dan ada bukti nyatanya berupa sertifikat. Akan tetapi, jika rumah yang dibeli masih dalam tahap pembangunan atau bahkan belum dibangun karena rumah indent, maka periksalah status kepemilikan tanah, mulai dari IMB sampai sertifikat.

 

  1. Konstruksi Bangunan dan Fasilitas

Saat membeli rumah, tentunya Anda harus memperhatikan konstruksi bangunan serta fasilitas yang ada di dalamnya. Lakukanlah survei untuk memeriksa kondisi bangunan dari bagian luar dan dalam. Dengan demikian, Anda mampu mengetahui secara riil bagaimana kondisi bangunannya apakah masih kokoh dan layak huni atau tidak.

 

Periksalah kondisi rumahnya dengan cermat agar terhindar dari bangunan yang sudah rusak atau rapuh karena bisa membahayakan keselamatan. Setelah memastikan kondisinya dan sudah mendapatkan rumah yang layak huni, maka selanjutnya adalah memeriksa fasilitas rumah.

 

Periksa kelancaran debit air kran, instalasi listrik, pencahayaan, ventilasi udara, jumlah dan luas kamar, dan sebagainya. Usahakan agar fasilitas pokok ini sudah tersedia dengan baik dan memenuhi kebutuhan Anda dengan lancar sesuai dengan jumlah anggota yang menempati rumah tersebut.

 

  1. Harga Jual

Harga jual rumah juga harus diperhatikan agar sesuai dengan kemampuan finansial. Pilihlah rumah yang sesuai dengan jumlah anggota keluarga yang akan tinggal di dalamnya. Sesudah itu, pilih rumah dengan desain yang sesuai selera. Bandingkan harga antara beberapa rumah yang diminati.

 

Rumah dijual di Depok dalam area perumahan sudah menyediakan aneka jenis rumah dengan harga jual yang bervariasi. Dengan demikian, Anda bisa memperoleh banyak pilihan dan menentukan mana yang paling sesuai. Perlu diingat, sesuaikan harga jual dengan kualitas bangunan agar tidak menyesal.

 

  1. Pahami PPJB dan Serah Terima

Dalam melakukan transaksi jual beli rumah, Anda harus memahami PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli) yang merupakan suatu bukti resmi transaksi yang memuat ketentuan-ketentuan yang mengikat antara penjual dan pembeli. Sebelum menandatanganinya, Anda harus secara teliti membaca keseluruhan isi perjanjian tersebut agar tidak ada kesalahan.

 

Ayat PPJB harus memuat dengan jelas antara hak dan kewajiban developer dan pembeli serta sanksi apa saja yang didapatkan apabila salah satu pihak mengingkari perjanjian yang telah disepakati.

 

Selain itu, Anda juga harus memahami serah terima rumah yang dibeli setelah pembayaran selesai dilunasi. Sebelum menandatangani surat serah terima, periksa lagi poin PPJB dan kondisi rumah serta sertifikat secara keseluruhan agar tidak terjadi kesalahan atau perubahan yang mendadak. Jangan sampai terjadi kecurangan dari pihak pengembang.

 

Dalam membeli rumah di kawasan perkotaan, banyak hal yang harus diperhatikan. 8 aspek penting di atas yang mulai dari survei lokasi hingga perjanjian dan serah terima harus Anda perhatikan demi keamanan dan kelancaran perolehan rumah impian. Janganlah tergesa-gesa dan berusahalah untuk cermat dalam segala sesuatu saat membeli rumah dijual di Depok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *